Ramainya jalan perkotaan Ditanami pepohonan pelindung Melawan panas menggigit Melawan polusi kendaraan berserakan Dengan cuek pengendara melewati Ada yang singgah tak kala kasihan Di perempatan lampu merah Menunggu nomor berganti Menyodorkan sedikit nafkah Melihatmu begitu lesu Memandangmu begitu loyo dekil Dengan pakian robek tak berbaju Tak bersandal di batas trotoar Sambil menggendong adikmu yang cacat Tertidur di belakang sarung Semangat bertahan hidup Sekolahkan adikmu Sembuhkan bunda menderita cacat Semangati ayah sedang buta Panjangnya barisan berjualan Menantang polesi bahasa Memasang muka kasihan Menyodorkan tangan kanan mengadah Setiap pengendara yang lewat Ada yang benci Ada yang mencaci Karena setiap saat melihatmu Karena tak mau pintu mobilnya diketuk karena tak mau dompetnya menipis Inilah hidup Yang mapan pertahankan gengsi Cara kotor dihalalkan Yang salah dibenarkan Yang miskin terus mecari Tanpa malu-malu Yang penting halal ...
Teruslah Belajar! Terus membaca dan setia menulis.