Langsung ke konten utama

Membakar dengan Semangat (202)


Medan laga sedang menunggu
Memanggil riang menyapamu
Di kejauhan kota kediaman
Yang dijuluki nama kraton

Bakarlah semangat lewat...
Membaca, menulis secara ketat
Biar kau tahu tentang...
Pribadi perempuan pejuang

Kau dan aku...
Dibatasi jarak berbeda kota
Seperti etalase ruang dan waktu
Dari bumi menuju ke langit bercuaca

Sempat ada pertemuan
Tapi dimana tempat penantian
Sembari mendukung berlarut peran
Menambah ragam bacaan perjuangan

Kapan kau bakar aku dengan semangat?
Yang menyala-nyala menjerat
Sambil berlomba memikat
Pada ideologi gagasan berbobot

Apakah kau sedang mencari api?
Maka, aku siap jadi objek berhari-hari
Walau waktu dihabiskan berselingkuh
Tanpa ada keluh berlambai kesah

Makassar
Sabtu, 24 Maret 2018
By: Djik22

Komentar