Langsung ke konten utama

TENGGELAM


Mata ini
Menatap ke bawah
Arah darah mengusik pertiwi
Yang bermasalah rupiah

Tapi...
Kenapa cahaya itu mulai buram?
Serupa malam-malam kelam
Di singgasana empuknya kursi

Lalu...
Tanah ini direbut
Laut direnggut
Seperti pristiwa masa lalu

Namun...
Aku atas nama anak bangsa
Tak mudah tenggelam bara
Yang abunya menawan badan

Hinga nafas terus bertambah
Tetap bergelora
Dalam bayang-bayang raga
Terus berlipat ganda tembok bunga


Makassar
Jumat, 14 September 2018
By: Djik22

Komentar