Langsung ke konten utama

BATASAN KESEKIAN (77)


Baranda otakku
Telah penu prahara
Denyut-denyut menakut
Nadiku beredar mengalir

Mendengar julang-julang
Mendayu sampai meninggi
Puncak kesabaran kalahkan pikiran
Emosi jadi jagoan

Batas telah diberi garis
Tak terhitung
Entah larangan atau kutukan
Yang berlomba berlaga

Kenapa harus ada batasan?
Bukankah harus bebas?
Atau bebas keras berbatas?

Makassar
Minggu, 11 Februari 2018
By: Djik22

Komentar