Langsung ke konten utama

GEMURUH GELOMBANG (44)


Senja dihempas badai
Gerogoti bersiul hati
Tunduk bisu menatapi
Amarah di batas pantai

Rimba raya belantara
Berdiri ilalang berdansa
Diapit tiga tembok tua
Peninggalan anak paduka

Kenapa gemuruh gelombang?
Suara mengalah datang
Tahun politik berlenggang
Banyak tokoh-tokoh pejuang

Politik kentara mencela
Atas nama kuasa
Semua jadi rimba
Memakai pola lama

Gemuruh disambar hujan
Alam seolah tak bertuan
Rakus beronani dengan tangan
Keluarlah janji penuh kotoran

Jangan hujani ruang teduh
Jangan ajak berlipat gaduh
Saat-saat sedang risih
Birahi jadi haus

Kocokon saja air laut
Tuangkan potensi berbakat
Biar tetap mengikat
Tanpa berbelit-belit

Batu tidak bertampak
Hanya ada suara riak
Menuju pembaringan kelak
Tak ada satupun mengelak
Kematian akan mencekik

Sebab hidup harus bertahan
Berdamailah di atas kebenaran
Kalau ingin keadilan
Hiasi mutiara nisan

Teruslah gemuruh gelombang
Ajaklah yang lain terbang

Makassar
Sabtu, 20 Januari 2018
By: Djik22

Komentar